Jumat, 21 November 2014

Motivasi Diri :)

Bersabarlah seperti air. Terus mengalir ke bawah sesuai hukum alamnya, ketemu rintangan dia berbelok, ketemu celah kecil dia nyelip, ketemu batu dia menyibak, ketemu bendungan, dia terusss mengumpulkan diri sendiri, hingga semakin banyak, semakin tinggi, penuh terlampui bendungan tersebut, untuk mengalir lagi. Seolah dia tidak melakukan apapun, hanya diam, sabar, tenang, tapi sedang terus berusaha habis2an.
Bersabarlah seperti air, ketika orang2 tidak tahu betapa besar dan menakjubkannya rasa sabar tersebut.
*Tere Liye

Selasa, 18 November 2014

"AKU dan HUJAN"
Jalan itu menghitam basah oleh hujan
Namun aku, muram, kering oleh kerinduan
Gerimis ini menghapus jejak apapun
Namun kasihmu tak hilang dalam hitungan waktu
Tiga untai kata, beriringan, menyapa kita, terima kasih semua....
                                              "HUJAN PUNYA CERITA TENTANG KITA"
 Hujan punya cerita tentang kita
Biar hujan simpan semua cerita kita
Kesedihan juga jadi bagian ceritanya
 Aku selalu merindukan hujan
Hujan adalah milik kita berdua
Hujan selalu menyertai kita

 #Aku merindukan sosok lelaki sepertimu

Rabu, 12 November 2014

Karya Tulis Ilmiah



Karya Ilmiah adalah hasil pemikiran ilmiah seorang ilmuwan (yang berupa hasil pengembangan) yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang diperoleh melalui kepustakaan, kumpulan pengalaman, penelitian, dan pengetahuan orang lain sebelumnya (Dwiloka,2005:2).
Menurut Pateda (1993:91), karya ilmiah adalah hasil pemikiran pada suatu disiplin ilmu tertentu yang disusun secara sistematis, ilmiah, logis, benar, bertanggungjawab, dan menggunakan bahasa yang baik dan benar.
Jadi, karya ilmiah di tulis bukan sekadar untuk mempertanggungjawabkan penggunaan sumber daya penelitian (uang, bahan, dan alat), tetapi juga untuk mempertanggungjawabkan penulisan karya ilmah tersebut secara teknis.
Hal ini terjadi karena hasil suatu karya ilmiah dibaca dan di pelajari oleh orang lain dalam kurun waktu yang tidak terbatas sebagai sarana mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
Karya ilmiah harus memenuhi syarat-syarat keilmiahan pada suatu disiplin ilmu tertentu yang dikuasai oleh penulisnya.Hasil tulisan ilmiah harus tersusun dalam tulisan yang yang logis dan benar. Oleh karena itu, untuk mencapai keilmiahan yang logis dan benar itu, seorang penulis karya ilmiah harus memiliki landasan teori yang kuat. Landas an teori yang kuat akan menyebabkan keilmiahan yang ditampilkan tidak menyimpang dari suatu disiplin ilmu tertentu, sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Penyusunan karya ilmiah harus memenuhi kaidah, antara lain:
(1)       Penyebutan sumber tulisan yang jelas. Jika penyusun karya ilmiah mengutip pendapat orang lain, maka sumber kutipan harus disebutkan dengan jelas dan lengkap.
(2)       Memenuhi kaidah penulisan yang berkaitan dengan teknik kutip-mengutip, penulisan kata, frasa, dan kalimat yang sesuai dengan kaidah bahasa yang baik dan benar.

PENDAHULUAN (BAB I)
1.      Latar Belakang Masalah
-   Perumusan umum tentang masalah tanpa memperuncing masalah terlebih dahulu.
-   Deskripsi tentang masalah yang nyata (real) yang mendorong untuk mengadakan penelitian ini.
-  Menerangkan sebab apa masalah tersebut menarik dan dianggap relevan untuk dijadikan objek penelitian.

2.      Rumusan Masalah
Merumuskan permasalahan yang menjadi objek dalam penelitian ini



Batasan Masalah
Pemberian batasan atau spesifikasi masalah yang meruncing pada permasalahan tertentu dan diterangkan dengan alasan-alasan pembatasan.

3.      Tujuan Penelitian
-          Merumuskan kekhasan penelitian ini.
-          Sasaran program yang ingin dicapai dalam penelitian ini.
-          Studi ilmiah ini akan dibawa kemana.

4.      Manfaat Penelitian
Kegunaan bagi pengembangan studi atau lebih spesifik penelitian secara umum dan secara khusus.
5.      Tinjauan Pustaka (Informasi yang sudah tersedia)
-   Memberikan tinjauan historis dan deskripsi tentang bahan yang telah dihasilkan oleh peneliti sebelumnya.
-        Memberikan evaluasi mengenai bahan yang telah tersedia itu.
-       Merumuskan masalah baru yang muncul dari hasil penelitian-penelitian yang telah tersedia itu.

6.      Landasan Teori
Memberikan teori secara konkret sebagai langkah penguatan analisis dari objek penelitian.
7.      Metodologi Penelitian
Model penelitian mana yang akan digunakan sebagai metode untuk diterapkan dalam objek penelitian. Terdapat dua metodologi, 1)Metode Penelitian Kualitatif; 2)Metode Penelitian Kuantitatif.
8.      Sistematika Penyajian Perincian pelaksanaan penelitian secara utuh dari awal atau yang sudah terlaksana sampai dengan rencana pelaksanaan kedep



Sistematika Karangan Ilmiah
1.      Judul
Menunjuk dengan tepat masalah atau tema yang hendak diteliti.

2.      Pengesahan
Pengesahan dari orang-orang yang memiliki kewenangan dalam mengesahkan penelitian tersebut.

3.      Persembahan
Penelitian ini dipersembahkan kepada orang-orang tertentu.

4.      Kata Pengantar
Paragraf pengantar untuk menceritakan proses penelitian tersebut biasanya disertai juga ucapan terima kasih kepada orang-orang yang telah berjasa dalam membantu kelancaran penelitian tersebut.

5.      Daftar Isi
Memberikan daftar sub judul yang akan memudahkan pembaca.

6.      Pendahuluan (Bab I)
Memberikan deskripsi awal tentang objek penelitian sebelum membahas serta menganalisis lebih jauh.

7.      Isi/ Pembahasan (Bab II dan selanjutnya)
Membahas dan menganalisis objek penelitian dengan menggunakan langkah-langkah yang telah dipaparkan pada bab pendahuluan.

8.      Penutup/Simpulan (Bab Akhir)
Memberikan simpulan akhir dari penelitian yang telah di analisis, biasanya dalam bab ini memberikan saran secara umum atau secara khusus.

9.      Daftar Pustaka
Daftar bacaan yang telah menjadi referensi dalam penelitian ini.

1.  Lampiran
Melampirkan data-data terkait penelitian,
Biasanya berisi data statistik, foto-foto dokumen penelitian, dll.

Sabtu, 28 Desember 2013

RPP Sejarah Kebudayaan Islam MI Kelas VI



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan    : Madrasah Ibtidaiyah Sunan Ampel Surabaya
Mata Pelajaran          : Sejarah Kebudayaan Islam
Kelas / Semester        : VI / I
Sub Materi Pokok     : Khalifah Umar bin Khattab
Alokasi Waktu           : 4 x 35 Menit (2 kali pertemuan)
A.    STANDAR KOMPETENSI
2.      Mengenal sejarah khalifah Umar bin Khattab

B.     KOMPETENSI DASAR
2.1  Menceritakan silsilah, kepribadian Umar bin Khattab, dan perjuangannya dalam dakwah islam

Alam Semesta



BURUNG KUTUB

WARNA BULUNYA MENYESUAIKAN MUSIM


Burung kutub adalah jenis burung yang luar biasa, karena mampu hidup dalam iklim yang sangat dingin. Dia juga memiliki tekhnik kamuflase yang luar biasa pula. Corak dan warna bulunya menyerupai lingkungan alam sekitarnya.

Bulu putih yang menutupi permukaan tubuh burung ini sama persis dengan warna salju. Corak yang terdapat pada bulunya pun menyerupai permukaan tanah yang tak tertutupi salju, sehingga sulit menemukan burung kutub ditengah-tengah salju bila tidak diperhatikan secara teliti.

Kamuflase burung kutub menyesuaikan musim yang sedang terjadi. Pada musim dingin bulu-bulunya berubah menjadi putih seperti salju, namun masih ada bulu-bulu berwarna gelap di sekitar matanya, yang mencegahnya silau karena cahaya yang dipantulkan salju.

Kala musim semi datang, tumbuh-tumbuhan mulai bertunas, burung kutub pun mulai berganti warna bulu menjadi hijau tumbuhan. Subhanallah kamuflase luar biasa dari seekor burung kutub ini membuktikan kebesaran Allah yang telah memberikan kecerdasan alami.

Allah berfirman : “Maka bagi Allah lah segala puji, Tuhan langit dan Tuhan bumi, Tuhan semesta alam dan bagi-Nyalah keagungan di langit dan di bumi. Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
 

Sumber : Majalah Al Falah & Harun Yahya TV